Asal Nama Desa Sumbersari


 
ASAL NAMA DESA SUMBERSARI
Sekarang ini Desa Sumbersari sudah menjadi sebuah Kelurahan dan masuk di wilayah Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Kelurahan Sumbersari berbatasan dengan kelurahan berikut. Di sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Ketawanggede dan Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru. Di sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Oro-oro Dowo dan Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen. Di sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen dan Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun. Di sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru dan Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun.
Sebelum bernama Sumbersari desa ini bernama Ketawangsari, sebagai desa yang bersebelahan dengan desa Ketawanggede. Saya belum mendapatkan data pada tahun berapa nama Ketawangsari berubah menjadi Sumbersari. Saat ini masyarakat Sumbersari terutama yang sudah berusia lanjut membagi Sumbersari ke dalam 2 wilayah yaitu Sumbersari Lor (utara) dan Sumbersari Kidul (selatan). Batas wilayah Sumbersari Lor dan Sumbersari Kidul adalah di perempatan ITN. Ada juga yang menyebut 2 wilayah ini sebagai Sumbersari Ketawang untuk yang utara dan Sumbersari Pilang untuk yang selatan.
wisata malang
Nama Sumbersari Ketawang menyiratkan bahwa daerah ini dulunya masuk ke dalam wilayah desa Ketawangsari. Sedangkan nama Sumbersari Pilang menyiratkan bahwa daerah ini dulunya masuk ke dalam wilayah desa Pilang.
Mendengar nama desa Pilang mengingatkan kita kepada folklore yang menceritakan bahwa asal nama Pilang diambil dari kata “saPI iLANG”. Dikisahkan bahwa dulu ada terdapat sebuah sumber air yang sangat besar yang merupakan tempat untuk memandikan sapi setelah membajak sawah. Memang dulu daerah ini merupakan persawahan yang luas sebelum sekarang menjadi perumahan dan pemukiman padat penduduk. Sumber air ini selain besar juga dalam airnya. Seringkali setelah sapi dimandikan dan dilepas, sapi-sapi ini berjalan menuju ke tengah dan tenggelam tidak muncul lagi. Peristiwa ini sering terjadi dan disebutlah daerah ini menjadi Pilang.
Sumber air ini berada di dalam SMKN 2 Malang Jl. Veteran No. 17 Malang. Sayangnya sumber air ini sudah ditutup atasnya. Tetapi sumber air ini masih berfungsi. Airnya tetap mengalir melalui pipa dan ditampung di sebuah bak air di belakang SMKN 2 Malang. Air dari sumber ini sekarang difungsikan sebagai keperluan warga sekitar dan sebagai kebutuhan Mushola “An Nuur” yang dibangun warga tepat di samping bak penampungan air sumber. Bak penampungan air ini masih bisa dilihat di Jl. Veteran Dalam .
Saat ada pemekaran wilayah kota Malang, desa Ketawangsari disatukan dengan sebagian wilayah desa Pilang, dan kemudian menjadi Kelurahan Sumbersari yang penamaannya diambil dari adanya sumber air yang menjadi ciri khas daerah tersebut.
Oleh : Restu Respati
Sumber : folklore setempat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sungai Mewek

GUNUNG BUDHEG DALAM SEJARAH